Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Lemang

 


TINTAREDAKSI,KAMPAR - Dalam rangka menyambut Hari Raya Enam Tradisi Masyarakat Bangkinang, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos, MT Hadiri acara khas penuh nuansa tradisi yakni Festival Lemang yang digelar di Desa Pulau Lawas Kecamatan Bangkinang, Jum’at (27/3/2026).

Pembukaan Festival Lomang (lemang) ini ditandai dengan Pemukulan Gong oleh Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos, MT Bersama Kajari Kampar Dwianto Prihartono, SH, MH dan dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kampar Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, Pj Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP, M.Si, Kajari Kampar Dwianto Prihartono, SH, MH dan seluruh Kepala OPD, Camat Bangkinang Kholis Pebriyasmi, S.STP, M.Si serta Kepala Desa Sekecamatan Bangkinang.

Lemang, makanan khas yang terbuat dari beras ketan dan santan lalu dimasak dalam bambu, menjadi simbol utama dalam festival ini. Tradisi membakar lemang telah lama melekat dalam budaya masyarakat Kecamatan Bangkinang Desa Pulau Lawas terutama saat menyambut momen-momen penting seperti Ayi Ayo Onam ( Hari Raya Enam).

Dalam sambutannya, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar mengucapkan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar mengucapkan Minal Aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin kepada kita semua, mari kita songsong kedepan kampar lebih baik dengan bekerja sama.

“Mari kita bersama-sama untuk melestarikan kebiasaan kearifan lokal yang baik untuk masa yang akan datang, sehingga tradisi ini tidak terputus ke anak cucu kita.”ungkapnya.”

Ia juga menjelaskan bahwa masak lomang merupakan tradisi turun-temurun warga yang dilaksanakan di rumah masing-masing menjelang Idul Fitri dan hari raya enam serta Idul Adha. Selain Festival Lomang dan peringatan Hari Raya Enam, kegiatan pacu sampan di Tepian Jembatan Waterfront City Pulau Lawas juga akan digelar beberapa hari kedepan.

“mari kita manfaatkan momen ini untuk meningkatkan skala dan ekonomi masyarakat, orang banyak berkunjung, banyak kebutuhan tentu memerlukan makan, memerlukan minum dan memerlukan akomodasi, jadikan ini nanti sebagai pertumbuhan untuk ekonomi kreatif.”tutupnya.”

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama